Kenali Sosoknya, Berikut Biodata Syafiq Riza Basalamah

by Team, 14 Apr 2023
Syafiq Riza Basalamah atau yang dikenal dengan nama Ustadz Syafiq Riza Basalamah atau Dr. Syafiq Riza Hasan Basalamah, Lc., M.A. merupakan seorang pendakwah, dosen, dan juga penulis asal Indonesia.

Ia seorang ulama, dengan banyak sumber yang menyebut Ustadz Syafiq Riza Basalamah aliran dengan paham Salafi atau Manhaj Salafi.

Di YouTube, Ustadz Syafiq Riza Basalamah memiliki saluran resmi yang berisi rekaman ceramah dan kajian agama yang telah disampaikannya. Dia juga sering mengunggah video singkat berisi nasihat-nasihat dan tips-tips keislaman yang praktis.

Ia juga dikenal sebagai sosok yang berpikiran terbuka dan toleran terhadap perbedaan pendapat.

Berikut ulasan lebih mendalam tentang biodata Syafiq Riza Basalamah dan sosoknya, Senin (6/3/2023)(liputan6)

Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember (STDIIS), menjelaskan Ustadz Syafiq Riza Basalamah memiliki riwayat pendidikan dan karya-karya ilmiah sebagai berikut:

Ustadz Syafiq Riza Basalamah memulai pendidikannya Pesantren Al Irsyad al Islamiyyah Bondowoso pada tahun 1996 (pesantren plus MTsN (1993) dan MAN (1996)). Setelah itu, ia melanjutkan studinya di LIPIA Jakarta Program D1 tamat pada tahun 1998.

Dilanjutkan pula studinya ke Syu’batul Lughah (Program Bahasa) Universitas Islam Madinah, tamat pada tahun 1999. S-1 Fakultas Da’wah Dan Usuluddin (Universitas Islam Madinah), tamat pada tahun 2003 (Cumlaude).

S-2 Jurusan Da’wah Fakultas Da’wah Dan Usuluddin (Universitas Islam Madinah), tamat pada tahun 2007 (Cumlaude). Lalu, S-3 Jurusan Da’wah, Fakultas Da’wah Dan Usuluddin (Universitas Islam Madinah), tamat pada tahun 2013 (Cumlaude).

Selain aktif sebagai pendakwah, Ustadz Syafiq juga aktif sebagai penulis. Beberapa buku yang pernah ditulisnya antara lain:

- جهود الشيخ أحمد السوركتي في الدعوة إلى الله في إندونيسيا

- Buku berjudul Andai Aku Tidak Menikah Dengannya

- Buku berjudul RUMAHKU MASIH NGONTRAK

- Buku berjudul Mimpi Bertemu Nabi

- Buku berjudul Bersama Keluarga Masuk Surga

- Buku berjudul Berbekal Setengah Isi Setengah Kosong

Buku-buku tersebut telah banyak membantu masyarakat dalam memahami agama Islam secara lebih baik. Selain itu, ia juga sering memberikan kajian-kajian agama melalui saluran YouTube dan media sosialnya yang diikuti oleh ribuan orang.

Menghimpun data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (PDDikti Kemdikbudristek), Ustadz Syafiq Riza Basalamah tercatat aktif sebagai dosen tetap pada program studi Ahwal Al-Syakhsiyyah di Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember sejak 2016.

Sosok Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana sosok Ustadz Syafiq Riza Basalamah?

Ustadz Syafiq Riza Basalamah yang Liputan6.com lansir dari berbagai sumber, memiliki pengalaman dalam berbagai kegiatan keagamaan, termasuk pengajaran agama di beberapa pesantren, memberikan khotbah di masjid-masjid besar, dan mengisi acara dakwah di berbagai kota di Indonesia dan luar negeri.

Sebagai seorang ulama, Ustadz Syafiq Riza Basalamah dikenal dengan gaya penyampaiannya yang santai dan mudah dipahami oleh masyarakat awam. Dia sering menggunakan bahasa sehari-hari dan contoh-contoh nyata dalam menjelaskan konsep-konsep agama sehingga pesan yang disampaikannya mudah dicerna oleh audiensnya.

Banyak sumber yang menyebut Ustadz Syafiq Riza Basalamah aliran dengan paham Salafi atau Manhaj Salafi. Ia juga dikenal sebagai sosok yang berpikiran terbuka dan toleran terhadap perbedaan pendapat.

Manhaj Salaf adalah sebuah pemahaman yang menekankan pentingnya menghindari bid'ah (inovasi) dalam agama, yaitu praktik-praktik atau kebiasaan-kebiasaan yang tidak dikenal atau tidak dilakukan oleh para salaf. Ini yang membuat Manhaj Salaf sering dianggap konservatif dalam memahami dan mengamalkan agama Islam.

Dalam kitab Nazarat fi Jauharatit Tauhid oleh Dr. Abdul Hamid Ali Izz Al-Arab, Dr. Shalah Mahmud Al-‘Adily, dan Dr. Ramadhan Abdul Basith Salim, menjelaskan salaf adalah mereka para sahabat, tabi’in dan atba’it tabiin yang hidup sampai batas 300 H. Golongan Manhaj Salaf dikenal pula dengan sebutan Ahlussunnah wal Jamaah.

Melansir dari situs website resminya salafy.or.id, seseorang yang mengikuti Manhaj Salaf adalah mereka yang mau berusaha memahami Al-Qur’an dan sunah Nabi Muhammad SAW dengan pemahaman para Ulama Salaf. Meski demikian, dijelaskan bukan berarti penganut salafi adalah fanatik pada Ulama Salaf.

“Sebaik-baik manusia adalah pada zamanku (sahabat), kemudian orang-orang setelah mereka (tabi’in), kemudian yang setelahnya lagi (atba’it tabi’in), kemudian akan datang suatu kaum yang persaksiannnya mendahului sumpahnya, dan sumpahnya mendahului persaksiannya.” (HR. Imam Bukhari dengan sanad dari Abdullah bin Mas’ud)

Prinsip Manhaj Salafi ini dijelaskan dalam jurnal keagamaan Manhaj Salafiyah oleh Muhammaddin. Ini penjelasannya:

1. Rujukan Utama

Prinsip Manhaj Salafi adalah sumber rujukannya memahami akidah dalam manhaj salaf yang terdiri dari Al-Qur’an, Hadis, dan Ijma salaful salih atau Ulama Salaf.

2. Wujud Ketaatan

Prinsip Manhaj Salafi adalah ada kewajiban untuk menaati pemimpin kaum muslimin selama mereka tidak memerintahkan untuk berbuat maksiat. Jika sebaliknya, umat Islam tidak boleh menaatinya, namun tetap wajib taat dalam kebenaran lainnya.

3. Pengkafiran

Prinsip Manhaj Salafi adalah pada masalah pengkafiran, manhaj salaf berpendapat tidak boleh mengkafirkan seseorang atau kelompok dengan sembarangan.

Prinsip yang dipegang tidak mengkafirkan seorangpun dari kaum muslim kecuali apabila dia melakukan perbuatan yang membatalkan akidah atau keimanan dan keislamannya sendiri.

4. Nilai Akidah

Prinsip Manhaj Salafi adalah al-wala’ wal bara’. Setiap muslim yang beragama dengan prinsip akidah ini wajib mencintai orang-orang yang memegang teguh akidah Islam dan berpaling dari orang-orang yang memusuhi akidah Islam.

5. Dakwah

Prinsip Manhaj Salafi adalah dengan amar makruf nahi mungkar. Berisi perintah menegakkan yang benar dan mencegah yang salah.

Al-ma’ruf adalah semua ketaatan kepada Allah SWT satu-satunya, mengikhlaskan ibadah itu hanya kepada-Nya, dan kemudian ketaatan lainnya baik yang wajib maupun yang sunnah.

Sedangkan al-munkar yang menjadi prinsip yang dipegang oleh kaum salafi adalah semua yang dilarang Allah dan Rasul-Nya, termasuk di dalamnya kemaksiatan dan kebid’ahan. Adapun kemunkaran yang paling besar adalah syirik kepada Allah SWT.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

 
Copyright © 2024 SembilanDunia.com
All rights reserved