
Indonesia dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, menjadikannya pasar potensial untuk berbagai usaha berbasis syariah. Lulusan Manajemen Bisnis Syariah (MBS) memiliki keuntungan kompetitif karena mempelajari aspek manajemen sekaligus etika syariah. Pengetahuan ini menjadi bekal untuk membuka usaha yang halal, etis, dan berkelanjutan.
Usaha kuliner halal, bakery, katering, dan produk makanan ringan selalu memiliki permintaan tinggi. Lulusan MBS memahami standar halal, membuat mereka lebih siap menghasilkan produk aman dan terpercaya.
Selain makanan, peluang terbuka pada produk kosmetik herbal halal, parfum non-alkohol, dan fashion Muslim.
Industri halal membutuhkan pendamping profesional untuk membantu pelaku usaha mengurus sertifikasi halal, audit bahan, dan penyusunan SOP. Lulusan MBS yang memahami regulasi halal dapat membuka jasa konsultasi yang sangat dibutuhkan UMKM.
Era digital membuka ruang bagi usaha seperti:
Mahasiswa yang menguasai digital marketing dan fintech syariah dapat menciptakan bisnis berbasis teknologi dengan dampak luas.
BMT, koperasi syariah, dan lembaga pembiayaan mikro sangat membutuhkan tenaga profesional yang memahami akad dan pengelolaan risiko syariah. Lulusan MBS bisa mendirikan lembaga mikro syariah atau menjadi pengelolanya.
Beberapa contoh jasa yang luas peluangnya:
Dalam dunia wirausaha, reputasi adalah modal utama. Lulusan MBS yang memahami etika syariah memiliki keunggulan moral yang menjadi daya tarik bagi pelanggan. Kepercayaan masyarakat terhadap pelaku bisnis syariah yang jujur dan transparan membuat usaha lebih mudah berkembang.
Wirausaha syariah menjadi peluang luas bagi lulusan Manajemen Bisnis Syariah. Dengan meningkatnya permintaan terhadap produk halal dan bisnis etis, lulusan MBS tidak hanya berpotensi sukses secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
Bersama Pelicarus Memudahkan Persiapan Studi Luar Negeri
by Team 4 Mar 2025