Apakah Doa Bisa Mengubah Takdir?

31 Mar 2022  | 129x | Ditulis oleh : Team
Apakah Doa Bisa Mengubah Takdir?

Doa-doa yang kita panjatkan adalah wujud penyerahan diri kepada Allah shallallahu alaihi wasallam atas semua persoalan hidup yang kita hadpi. Yakinlah bahw doa akan mengubah takdir seseorang dari suatu takdir ke takdir yang lain, sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda dalam sebuah haids berikut ini.

Takdir yang akan menimpa seseorang tidak bisa ditolak kecuali dengan doa, umur seseorang tiada bertambah kecuali dengan melakukan kebaikan, dan rezeki (kebaikan) akan diharamkan kepada seseorang karena dosa yang dilakukannya.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Takdir merupakan sesuatu yang telah ditetapkan Allah. Pertanyaannya, jika takdir telah ditetapkan benarkah bisa dirubah? Bukankah takdir seseorang telah ditetapkan ketika manusia berumur empat bulan di dalam kandungan?

Menurut penulis kitab syarah sunan Tirmidzi itu, ketetapan Allah itu ada dua macam yaitu qadha dan qadr. Dalam bahasa Indonesianya, keduanya memiliki makna yang sama yaitu tkdir. Sementara dalam bahasa arab keduanya mengandung makna berbeda.

Qadha adalah ketentuan Allah yang sudah ditetapkan atas perkara yang telah terjadi, ia merupakan iradah Allah yang bersifat azali (tidak bisa berubah) sementara qadr disebut juga qadha ghaira mubram yakni takdir yang bisa berubah atau qadha muallaq yakni tkdir diikuti sebab. Ini adalah takdir yang belum terjadi dan masih bisa diubah, salah satunya dengan doa. Keterangan tersebut juga dijelaskan oleh imam Manawi dalam Faidhul Qadir. Penjelasan ini juga terkait dengan firman Allah shallallahu alaihi wasallam berikut ini.

“ Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi Nya lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh). “ QS Ar-Ra’d :39

Maka Allah shallallahu alaihi wasallam kuasa untuk mengubah takdir seseorang jika Dia menghendaki, tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya. Dia bisa saja memanjangkan umur seseorang sebab amal baiknya, seperti silaturahim.

Untuk itu, perbanyaklah berdoa kepada-Nya, jika ia berkehendak maka segalanya bisa menjadi mungkin. Bahkan mungkin musibah yang menanti akan tertolak dan diganti dengan takdir lain sesuai dengan doa yang kita panjatkan. Inilah pemahaman yang hrus kita miliki. Wallahu’alam

Sumber : Bincang Syariah

#Tag
Artikel Terkait
Mungkin Kamu Juga Suka
Rajakomen
Scroll Top